Jakarta, 30 November 2025 — Human Initiative (HI) terus melakukan pemantauan intensif atas bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November. Berdasarkan laporan BNPB, jumlah korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 303 orang, dengan rincian 47 korban meninggal di Aceh, 166 di Sumatera Utara, dan 90 di Sumatera Barat. Selain itu, ratusan warga masih dalam pencarian di sejumlah wilayah.
Cuaca ekstrem, tingginya curah hujan, dan meningkatnya debit sungai memicu genangan luas, merendam rumah warga, menutup akses jalan dengan material longsor, serta mengisolasi beberapa desa.
Di Aceh, banjir merendam ratusan rumah. Warga terdampak mengungsi ke balai desa dan fasilitas umum. Debit air masih berpotensi meningkat karena hujan belum mereda.
Di Sumatera Utara, banjir besar berpadu dengan longsor yang menutup jalan penghubung antardesa sehingga akses menuju sejumlah wilayah menjadi sangat sulit. BNPB menegaskan perlunya percepatan distribusi logistik di wilayah yang terisolasi.
Sementara itu di Sumatera Barat, banjir berlumpur dan longsor perbukitan terjadi hampir bersamaan. Material lumpur menutup badan jalan lingkungan dan merendam permukiman.
Menanggapi kondisi tersebut, Human Initiative mengerahkan respons bantuan awal di tiga provinsi melalui empat aksi utama:
Human Initiative terus memperbarui pantauan lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD, aparat desa, dan relawan lokal untuk memastikan bantuan menjangkau wilayah prioritas. Percepatan respons juga difokuskan pada kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan warga di wilayah yang masih terisolasi.
Human Initiative mengajak masyarakat untuk turut mendukung pemulihan warga terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Mari berkolaborasi dalam kebaikan bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org.