Setelah pengumuman gencatan senjata di Palestina, kehidupan ribuan warga yang mengungsi ke Mesir belum sepenuhnya membaik. Banyak dari mereka kehilangan keluarga, tempat tinggal, serta sumber penghidupan. Di pengungsian, hari-hari dijalani dengan sederhana, sambil berusaha memenuhi kebutuhan dasar yang terbatas. Dalam kondisi seperti ini, Human Initiative bersama Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Mesir menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi Palestina di Mahalla Qubra, Mesir, pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga malam hari, mulai pukul 09.00 hingga 20.00 waktu setempat. Tim Human Initiative dan BSMI Mesir menyalurkan 100 paket selimut serta 100 paket bahan pangan kering (food dry) kepada para penyintas Palestina. Sebanyak 80 keluarga, atau sekitar 130 jiwa, menerima bantuan ini secara langsung dengan penuh rasa syukur. Selimut hangat menjadi kebutuhan penting di tengah udara dingin Mesir yang mulai menusuk, sementara paket pangan membantu menjaga ketersediaan makanan sehari-hari bagi para pengungsi.
Lebih dari 70 persen pengungsi di Mahalla Qubra kini hidup dengan disabilitas akibat ledakan bom di tanah Palestina. Sebagian besar dari mereka kehilangan anggota tubuh atau mengalami luka berat yang meninggalkan dampak jangka panjang. Meski begitu, semangat untuk bertahan hidup tetap menyala. Setiap bantuan yang tersampaikan menjadi pengingat bahwa kepedulian lintas batas masih hidup dan terus menguatkan mereka yang membutuhkan.
Seluruh kebutuhan bantuan dibelanjakan di Gomla Market agar manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat lokal Mesir. Melalui langkah kecil ini, Human Initiative berupaya memastikan bahwa setiap dukungan membawa dampak ganda, meringankan beban penyintas sekaligus menggerakkan roda ekonomi setempat.
Mari terus menyalakan semangat kemanusiaan. Wujudkan kolaborasi kebaikan bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org.