Doa Tulus Bu Neneng untuk Anak Didiknya

Doa Tulus Bu Neneng untuk Anak Didiknya

3 Desember 2021

25 November kemarin, tepatnya pada momen peringatan Hari Guru Nasional, tim Human Initiative berkesempatan bertemu dengan sosok pahlawan pendidikan yang dari matanya tulus terpancar kecintaannya kepada anak didiknya.

Neneng Juriah merupakan guru yang sudah jatuh bangun merasakan asam garam di dunia belajar mengajar. Tahun ini genap sudah 23 tahun ia berkarir menjadi seorang guru.

Setiap harinya Bu Neneng bangun pagi untuk melaksanakan qiyamulail. Kemudian beliau lanjut salat subuh lalu bersiap-siap membuka link pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada murid-muridnya melalui zoom meeting. Sebelum pandemi melanda, jam 6 pagi Bu Neneng sudah pergi dari rumah menuju ke sekolah tempat ia mengajar.

Sambutan para murid yang sumringah berdiri di depan pagar sekolah merupakan hal paling berkesan yang tidak akan Bu Neneng lupakan.

“Anak-anak itu adalah anugerah terbesar dalam hidup saya, mereka memberikan warna dalam hidup sehingga hidup saya menjadi bermakna” ujar guru mata pelajaran tematik itu.

Kecintaannya pada dunia pendidikan ternyata sudah ada sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Bapak Arianto, guru matematikannya saat ia duduk di bangku kelas 5 SD adalah sosok yang memberikan ia inspirasi. Mulai dari cara ia mengajar, cara memberikan latihan, serta membuat para murid nyaman. Pak Ariyanto berhasil membuat matematika tidak terasa menyeramkan bagi anak muridnya.

Di momen spesial ini, Bu Neneng menyampaikan harapan dan doa tulus bagi anak-anak muridnya.

Ia Ingin melihat anak-anak muridnya yang sudah dianggap sebagai anak kandungnya sendiri bisa menjadi anak soleh-solehah yang sukses di dunia maupun akhirat. Dengan mata yang berkaca-kaca, Bu Neneng berharap kelak apabila ia dan guru-guru lainnya sudah tiada, doa-doa muridnya lah yang akan mengantarkan para asatidz berjalan menuju surga-Nya.

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561