Mengenal Praktik Ijon, Jual Beli Sebelum Panen yang Menjerat Petani kepada Kemiskinan

12 November 2025
Mengenal Praktik Ijon, Jual Beli Sebelum Panen yang Menjerat Petani kepada Kemiskinan

Istilah ijon sudah lama dikenal dalam dunia pertanian Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ijon berarti jual beli hasil pertanian sebelum panen. Dalam praktiknya, petani meminjam uang atau barang kepada tengkulak sebelum panen tiba. Sebagai gantinya, mereka berjanji menjual hasil panen kepada pemberi pinjaman dengan harga yang telah disepakati. Harga itu biasanya jauh lebih rendah dari harga pasar saat panen. Kondisi ini membuat petani kehilangan keuntungan dan terus terjerat utang.

Kesulitan Mengakses Lembaga Keuangan Formal Jadi Pemicu

Data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Pertanian Antar Sensus (SUTAS) 2018 dan 2023 menunjukkan bahwa banyak petani masih mengandalkan tengkulak untuk modal tanam. Mereka sulit mengakses lembaga keuangan formal karena syarat administrasi dan jaminan yang rumit. Laporan Bank Indonesia (2019) tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) menegaskan hal serupa. Sekitar 70% rumah tangga tani, menurut data BPS 2022, belum memiliki akses ke lembaga keuangan formal.

Petani Memperoleh Uang Cepat Namun Kehilangan Nilai Jual Panen

Penelitian LIPI dan IPB University (2019) juga mengungkap bahwa tengkulak sering memberi modal dengan syarat petani menjual hasil panen 20–50% lebih murah dari harga pasar. Pola ini menciptakan lingkaran kemiskinan. Petani memang memperoleh uang cepat, tetapi kehilangan nilai jual panennya dan akhirnya kembali berutang untuk musim tanam berikutnya.

Untuk keluar dari jerat ijon, petani perlu memperoleh modal yang mudah, belajar mengelola keuangan, dan bekerja sama melalui koperasi lokal. Bapak Irmawati, local champion Human Initiative, menunjukkan contoh nyata lewat Koperasi Bumi Tani Lestari. Ia mengajak petani mengelola modal bersama, mengatur produksi, dan menjual hasil panen secara kolektif agar keuntungan terbagi adil. Selengkapnya tentang kisah Bapak Irmawati dapat dibaca di human-initiative.org

Gerakan seperti ini perlu tumbuh di lebih banyak daerah. Mari berkolaborasi melalui solusipeduli.org untuk membawa dampak yang lebih luas bagi sesama.

 

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

0

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561