Keruhnya Air Desa Horale, Warga Berharap Bisa Memiliki Air Bersih untuk Diminum

Keruhnya Air Desa Horale, Warga Berharap Bisa Memiliki Air Bersih untuk Diminum

1 Februari 2022

Air bersih menjadi hal yang sangat warga Desa Horale butuhkan, karena sumur dangkal di sini masih sangat keruh dan tidak layak minum airnya. Warga berharap bisa melakukan pengeboran sumur lebih dalam agar dapat menemukan air bersih untuk diminum sehari-hari. Sebelumnya warga di Desa sudah bergotong-royong namun dana yang dimiliki kurang sehingga sumur air bersih tidak terealisasi.

Sebagian besar warga di sini adalah petani. Ada juga yang berkebun. Jika mendapatkan hasil panen, mereka akan menjualnya untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Desa ini sangat jauh berada di pelosok 77 km dari pusat Kota Masohi. Jalan menuju desa juga rawan longsor dan becek. Karena akses yang jauh pembangunan sumur sangat memakan biaya lebih dan belum bisa di wujudkan oleh warga. Jadi warga hanya memanfaatkan sumur musala yang terbatas airnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Desa Horale yang berada di Kecamatan Seram Utara, Maluku ini merupakan desa kecil. Hal ini dapat dilihat dari jumlah penduduknya yang hanya sebanyak 115 KK. Bayangkan setiap hari mereka terpaksa harus mengonsumsi air yang keruh karena permasalahan ini yang belum menemukan titik terang. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, ke depannya ada berapa banyak penyakit yang berpotensi menjangkiti mereka?

Sahabat Inisiator, krisis air bersih yang melanda sebagian wilayah Indonesia, seperti Desa Horale baiknya menjadi perhatian kita bersama. Mari bersama dengan Human Initiative kita bantu wujudkan harapan warga Horale agar bisa memiliki air bersih untuk diminum. Kalian cukup mengunjungi Solusi Peduli dan berikan kontribusi terbaik kalian di sana. Setiap kontribusi dari kalian tentunya sangat berarti untuk mereka.

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561