Dorong Kesiapsiagaan Bencana, Human Initiative Turut Berpartisipasi di Perencanaan Laporan IDMS 2025 Untuk Presiden RI

3 Februari 2026
Dorong Kesiapsiagaan Bencana, Human Initiative Turut Berpartisipasi di Perencanaan Laporan IDMS 2025 Untuk Presiden RI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga Maret 2026. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Sejalan dengan kondisi tersebut, perubahan iklim terus menggeser pola kebencanaan di Indonesia. Curah hujan dan cuaca ekstrem bergerak semakin dinamis. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan menjadi kebutuhan bersama, bukan hanya agenda pemerintah.

Indonesia Disaster Management Summit (IDMS) 2025 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan tersebut. Dalam rangkaian kegiatan ini, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar lokakarya finalisasi laporan di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 29 Januari 2026. Forum ini menyatukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, serta organisasi kemanusiaan.

Selanjutnya, peserta membahas hasil diskusi IDMS sebelumnya sekaligus menyusun rekomendasi kebijakan penanggulangan bencana. Dengan demikian, langkah lintas sektor dapat berjalan lebih selaras.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Dr. Lilik Kurniawan, ST., M.Si, menyampaikan pesan Living Harmony With Disaster. Ia mengajak masyarakat memahami risiko bencana dan menyesuaikan langkah dengan dinamika alam.

Selain itu, ia menekankan pentingnya literasi informasi kebencanaan. Masyarakat dapat memanfaatkan rujukan resmi seperti BMKG, PVMBG, BNPB, dan BASARNAS untuk mengambil langkah preventif. Di sisi lain, perubahan iklim juga menggeser pola musim. Karena itu, kewaspadaan perlu dijaga sepanjang tahun, termasuk saat Indonesia terpengaruh siklon tropis.

Dalam forum ini, Human Initiative turut berpartisipasi bersama para pemangku kepentingan lainnya. Melalui keterlibatan tersebut, ruang pembelajaran bersama terbuka lebih luas dan mendorong edukasi kebencanaan di tingkat masyarakat.

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan, kebersamaan menjadi kunci. Ketika berbagai pihak bergerak searah, proses berbagi pengetahuan berjalan lebih luas dan berdampak.

Mari kolaborasi dalam kebaikan bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org. Bersama, kita menumbuhkan kesiapsiagaan dan harapan bagi sesama.

0

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561