
Konser kemanusiaan Songs for Sumatra berlangsung di Greenwich, London, pada 2 Februari 2026. Melalui kegiatan ini, diaspora Indonesia bersama musisi dan mitra pendukung menggalang kepedulian untuk mendorong pemulihan pendidikan di Sumatra setelah banjir bandang akhir tahun lalu.
Masyarakat yang hadir dalam konser penggalangan dana ini berhasil menghimpun dukungan sebesar 95.000 pound sterling atau sekitar Rp2,2 miliar. Selanjutnya, Human Aid Initiative UK dan Human Initiative di Indonesia akan menyalurkan dana tersebut untuk membangun kembali gedung sekolah di Sumatra yang mengalami kerusakan. Dengan upaya ini, anak anak dapat kembali belajar di lingkungan yang lebih aman dan layak.
Selain itu, konser ini diisi oleh sejumlah musisi diaspora seperti Desmonda Cathabel, El Haq Latief, Jaz Triadi, Ledi, Mychelle, Widyadari, Gabriela Fernandez, dan Swara Nusantara Choir Group. Indonesian Dance Group tampil dengan menarikan tari Ratoh Jaroe, tari tradisional dari Aceh dan sejumlah musisi serta seniman Indonesia yang aktif berkarya di Inggris ikut terlibat dalam konser ini, termasuk talenta yang tampil di panggung teater West End. Melalui pendekatan budaya tersebut, musik menjembatani kepedulian lintas negara dan memperluas jangkauan pesan kemanusiaan.
Presiden Human Initiative Worldwide, Tomy Hendrajati, menyampaikan bahwa konser ini membawa makna kemanusiaan yang kuat. “Konser ini bukan sekadar konser, tetapi memiliki nilai kemanusiaan. Kami merasa senang dan bangga dapat menjadi partner kegiatan ini. Insya Allah, amanah dari masyarakat dan donatur akan kami tunaikan untuk pembangunan kembali sekolah yang rusak di Aceh Tamiang,” ujar Tomy.
Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, menyambut baik inisiatif para talenta muda Indonesia di Inggris. “Ini wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap musibah banjir di Sumatera, sekaligus menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia serta kontribusi positif melalui kreativitas seni di kancah internasional,” ujar Desra.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menilai seni sebagai medium yang mampu menyatukan empati lintas bangsa. “Seni adalah bahasa universal yang dapat menyampaikan kepedulian melalui karya, kreativitas, dan solidaritas kemanusiaan,” kata Fadli. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank Mandiri, dan Bank BRI.
Selanjutnya, Human Initiative bersama mitra akan mengelola proses pembangunan sekolah secara terencana dan menyesuaikannya dengan kebutuhan di lapangan. Dengan langkah tersebut, masyarakat setempat dapat merasakan manfaatnya secara berkelanjutan.

Kebersamaan membuat setiap langkah memiliki arti yang lebih luas. Dari Greenwich hingga Aceh, kolaborasi ini memperluas dampak dan menumbuhkan harapan.
Human Initiative mengajak masyarakat dan mitra untuk terus memperluas ikhtiar kebaikan melalui kerja sama kemanusiaan di solusipeduli.org.