Konsumsi Protein Hewani, Jadi Agenda Hari Gizi Nasional 2023

Konsumsi Protein Hewani, Jadi Agenda Hari Gizi Nasional 2023

24 Januari 2023

Jakarta – Permasalahan gizi yang masih kompleks di Indonesia, menjadikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) mengusung tema ‘Protein Hewani Cegah Stunting’ sebagai agenda Hari Gizi Nasional tahun 2023 pada 25 Januari mendatang.

Dilansir dari Detik.com, Indonesia masih memiliki permasalahan gizi di antaranya yaitu stunting (bayi pendek), wasting (bayi kurus), dan overweight (bayi obesitas).

Hari Gizi Nasional 2023

Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan angka stunting menjadi yang paling besar yakni 24,4 persen, disusul wasting sebesar 7,1 persen, dan overweight sebesar 3,8 persen. SSGI bahkan mencatat satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, yang mana jumlah ini setara dengan sekitar lima juta anak Indonesia.

Dengan kata lain, upaya pemerintah dalam mengedukasi masyarakat dalam pemenuhan asupan protein hewani seperti daging ayam, daging sapi, daging ikan, telur, dan susu menjadi keharusan sebab asupan ini memiliki peran besar menurunkan risiko stunting atau kekurangan gizi kronis.

Apa itu Stunting?

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa stunting merupakan gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Pada kasusnya, stunting menyebabkan bayi mengalami infeksi maupun stimulasi yang tidak memadai untuk tumbuh kembangnya. Kondisi ini bahkan bisa menjangkiti bayi sejak kelahirannya.

 

Asupan Protein di Indonesia Terbilang Rendah

Sumber protein di Indonesia yang melimpah, belum mampu membuat masyarakat Indonesia memenuhi kecukupan protein hewani setiap harinya. Penelitian Food and Agriculture Organization of United States menyebut Indonesia menjadi salah satu negara dengan pengonsumsian daging dan susu terendah di dunia.

Protein hewani banyak mengandung asam amino, asam lemak, serta vitamin dan mineral tertentu yang sulit didapatkan pada bahan pangan lainnya. Protein hewani disebut dapat membentuk hormon dan tulang, tulang keras (rawan), karena kaya akan kolagen dari asam amino, lemak, dan energi.

Nutrisi yang terkandung dalam protein hewani ini sangat penting dan diperlukan bayi di bawah satu tahun, dan akan lebih maksimal lagi apabila menu yang dikonsumsi bervariasi.

 

Apa yang Harus Kita Lakukan?

Konsep yang digagas Hari Gizi Nasional diutamakan bagi anak-anak dan bayi, terhitung sejak masa kehamilan. Berarti bukan hanya memperhatikan asupan gizi pada bayi sejak MPASI, melainkan asupan Ibu pada masa kehamilannya.

Pada Ibu Hamil, Kementerian Kesehatan RI memiliki kampanye ‘Isi Piringku’ yang memberikan panduan gizi sehat seimbang. Kampanye ini memberikan panduan porsi makan dalam satu piring dengan sajian 50 persen buah dan sayur, kemudian 50 persen lainnya terdiri dari karbohidrat dan protein.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memiliki catatan khusus untuk asupan gizi bayi sejak MPASI. Dalam konferensi pers Kementerian Kesehatan RI pada 20 Januari 2023 yang lalu terkait Hari Gizi Nasional, Dr. Piprim B. Yanuarso selaku Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melarang memasukkan banyak sayur ke dalam menu MPASI.

“WHO tidak menganjurkannya, kekeliruan dalam masyarakat kita, justru MPASI diberi sayur banyak-banyak, akibatnya bayi kenyang dan tidak mengonsumsi protein hewani dengan cukup,” tegas Dr. Piprim, dikutip dari Suara.com.

Ia menambahkan, anak usia enam bulan hingga satu tahun membutuhkan protein hewani yang menjadi saklar pertumbuhan anak. Hal ini bisa dicapai dengan tingginya kadar asam amino esensial pada tubuh anak, yang hanya ada di dalam protein hewani.

Apabila protein hewani untuk anak tidak tercukupi, maka tumbuh kembangnya akan terganggu dan menyebabkan stunting. Maka penting bagi kita untuk memenuhi kecukupan protein hewani yang bervariasi dalam sajian menu makan anak-anak, yang menjadi salah satu langkah pencegahan stunting yang paling tepat.

 

Sahabat Inisiator yang ingin ikut serta untuk kurangi angka stunting di Indonesia juga dapat berkunjung ke solusipeduli.org

Sumber:

“Tema Hari Gizi Nasional 2023 dan Logo Peringatan Tahun Ini”

https://news.detik.com/berita/d-6526563/tema-hari-gizi-nasional-2023-dan-logo-peringatan-tahun-ini.

“Hari Gizi Nasional 2023: Sejarah, Tema, Twibbon”

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6525699/hari-gizi-nasional-2023-sejarah-tema-twibbon.

“Hari Gizi Nasional 2023: IDAI Minta Ibu Bikin Menu MPASI Sedikit Sayuran Tapi Banyak Daging”

https://www.suara.com/health/2023/01/21/214503/hari-gizi-nasional-2023-idai-minta-ibu-bikin-menu-mpasi-sedikit-sayuran-tapi-banyak-daging

 

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561