Financial Literacy Webinar Bekali Refugee (Pengungsi) dengan Keterampilan Mengelola Keuangan

17 Juni 2026
Financial Literacy Webinar Bekali Refugee (Pengungsi) dengan Keterampilan Mengelola Keuangan

Kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu bekal penting dalam kehidupan sehari-hari Kemampuan ini membantu seseorang mengatur pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan merencanakan masa depan dengan lebih baik. Karena itu, Human Initiative bersama Citi Indonesia menyelenggarakan Financial Literacy Webinar: Personal Financial Management for Refugees pada Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut data United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), terdapat sekitar 11.900 pengungsi dan pencari suaka yang terdaftar di Indonesia pada 2025. Sebagian dari mereka masih menjalani masa tunggu sebelum memperoleh kesempatan untuk melanjutkan kehidupan di negara tujuan.

Melalui kolaborasi ini, Human Initiative dan Citi Indonesia mendukung 220 pengungsi melalui berbagai program pendampingan. Program tersebut mencakup dukungan tempat tinggal, pengembangan keterampilan melalui platform pembelajaran daring, serta kesempatan mengikuti tes IELTS General Training. Selain itu, kedua pihak juga mendorong peningkatan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengungsi agar lebih berdaya, adaptif, dan mandiri.

Literasi Keuangan sebagai Bekal Kemandirian

Melalui kegiatan ini, para pengungsi mempelajari dasar-dasar literasi keuangan dari Citi Volunteers, yakni Maryam Umar, Risk Management Country Officer Citi Indonesia dan Lucia Taniar, Audit Manager Citi Indonesia. Materi mencakup penyusunan anggaran, pencatatan pengeluaran, serta diskusi interaktif tentang cara meningkatkan pemasukan melalui bakat dan minat yang para pengungsi miliki . Selain itu, peserta juga mempelajari cara mengelola keuangan sesuai kebutuhan dan kondisi yang mereka hadapi.

Dalam sambutannya, Hario Widyananto, Country Head of Public Affairs Citi Indonesia, menekankan bahwa literasi keuangan merupakan pengetahuan yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Literasi keuangan adalah pengetahuan dasar yang sangat penting bagi para individu dari berbagai latar belakang. Bukan hanya bagi mereka yang bekerja di institusi keuangan atau bisnis, tetapi juga bagi ibu rumah tangga, para individu  yang sedang mencari pekerjaan, maupun  yang bekerja di sektor informal,” ujar Hario.

Sementara itu, peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi. Samsuryani Mustari, Manager of Program Management Human Initiative, menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi setiap individu.

“Literasi keuangan bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita miliki, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat mengelolanya dengan bijak dan tepat. Dari sesi literasi keuangan yang telah kami selenggarakan sebelumnya, kami melihat banyak umpan balik positif dari para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa materi dari narasumber sangat relevan dan memberikan manfaat bagi mereka,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Human Initiative dan Citi Indonesia berharap para pengungsi memiliki bekal untuk menjadi lebih berdaya, adaptif, dan mandiri.

Setiap kesempatan belajar dapat membuka peluang yang lebih baik di masa depan. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak penting untuk memperluas akses pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari bersama meluaskan dampak kebaikan bagi lebih banyak penerima manfaat melalui program kemanusiaan dan pemberdayaan.

0

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561