Lokakarya Lintas Sektor Dorong Penguatan Pengelolaan Tempat Pengungsian di Aceh Tamiang

10 Maret 2026
Lokakarya Lintas Sektor Dorong Penguatan Pengelolaan Tempat  Pengungsian di Aceh Tamiang

Ketika bencana terjadi, banyak keluarga meninggalkan rumah untuk sementara waktu dan tinggal di tempat pengungsian. Dalam situasi ini, pengelolaan pengungsian membutuhkan koordinasi yang jelas agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Karena itu, pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, dan berbagai pihak lain perlu bekerja bersama agar pengelolaan tempat pengungsian berjalan lebih tertata.

Human Initiative menjalankan mandat sebagai koordinator Sub Klaster KMTP (Koordinasi dan Manajemen Tempat Pengungsian). Melalui koordinasi ini, pemerintah daerah dan lembaga nonpemerintah dapat menyusun langkah yang lebih terarah untuk menangani situasi pengungsian.

Penguatan Koordinasi Pengelolaan Tempat Pengungsian

Rangkaian lokakarya lintas sektor berlangsung di beberapa wilayah di Aceh. Pertama, kegiatan berlangsung pada 4 Maret 2026 di Aula BPKD Kabupaten Aceh Tamiang. Perangkat daerah seperti Bappeda, BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanahan, serta Dinas PMKPPKB mengikuti diskusi bersama organisasi kemanusiaan lokal dan nasional.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Aceh Tamiang, Dr. Neni Sriwahyuni, membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan lokakarya ini. Kegiatan ini sangat baik karena menambah pemahaman kita tentang koordinasi manajemen tempat pengungsian. Dalam kegiatan ini juga dibahas rencana ke depan, dan kami berharap hasil dari lokakarya ini dapat menjadi dokumen pendamping atau sandingan bagi dokumen R3P Kabupaten Aceh Tamiang,” ujarnya.

Selanjutnya, kegiatan berlanjut pada 5 Maret 2026 di Kabupaten Bireuen. Perwakilan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil dari Kabupaten Bireuen, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya mengikuti diskusi mengenai pengelolaan tempat pengungsian serta koordinasi antar lembaga.

Kemudian, lokakarya berikutnya berlangsung pada 10 Maret 2026 di Kabupaten Aceh Utara. Peserta berasal dari Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur. Dalam kegiatan ini, para peserta membahas tantangan pengelolaan tempat pengungsian sekaligus merumuskan langkah koordinasi yang lebih terarah.

Focal point Sub Klaster KMTP, Eson, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas juga dilakukan langsung kepada pengurus tempat pengungsian.

“Selain lokakarya dengan organisasi pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil yang masih melakukan respon kemanusiaan, Sub Klaster KMTP juga menyelenggarakan lokakarya dan peningkatan kapasitas bagi pengurus tempat pengungsian. Kegiatan ini mendampingi dan menguatkan para pengurus tempat pengungsian terkait standar manajemen tempat pengungsian, mekanisme koordinasi, serta perlindungan bagi para pengungsi,” ujar Eson.

Kebersamaan membuat setiap perjalanan menjadi lebih bermakna. Saat berbagai pihak bergerak bersama, tantangan di lapangan terasa lebih ringan. Dari kebersamaan itu tumbuh kekuatan untuk terus melangkah dan berbagi harapan bagi sesama.

Karena itu, Sahabat Inisiator dapat mengambil bagian dalam gerakan kebaikan bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org. Dukungan ini membantu memperluas manfaat program kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

0

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561