Situation Report #3 Gempa Bumi NTT: 54 Warga Meninggal dan Ribuan Jiwa Mengungsi

18 Agustus 2026
Situation Report #3 Gempa Bumi NTT: 54 Warga Meninggal dan Ribuan  Jiwa Mengungsi

Gempa bumi masih berdampak pada masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin, 17 Agustus 2026 pukul 21.00 WITA atau 20.00 WIB, BNPB mencatat 54 warga meninggal dunia, 199 orang luka-luka, 9.963 jiwa mengungsi, dan 1.528 kepala keluarga terdampak. Sementara itu, pemantauan BMKG menunjukkan frekuensi gempa susulan mulai menurun. Meski begitu, warga masih merasakan guncangan di sejumlah wilayah dan sebagian masyarakat mengalami kepanikan. Warga perlu tetap waspada terhadap keretakan struktur bangunan sebelum kembali ke rumah.

Gempa juga merusak 2.403 unit rumah. Sebanyak 1.543 rumah mengalami rusak berat, 328 rusak sedang, dan 532 rusak ringan. Kerusakan turut terjadi pada berbagai fasilitas publik. Sebanyak 110 fasilitas pendidikan dan 211 fasilitas kesehatan terdampak. Selain itu, terdapat kerusakan pada 65 rumah ibadah, 105 unit perkantoran, 42 fasilitas umum, 34 titik jalan, 18 fasilitas irigasi, dan satu gudang BULOG.

Sejumlah wilayah menetapkan status darurat untuk mempercepat penanganan bencana. Kabupaten Sikka menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026. Provinsi NTT serta Kabupaten Manggarai, Ngada, Ende, Manggarai Barat, dan Nagekeo juga menetapkan status tanggap darurat. Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status siaga darurat.

Baca lebih lanjut di Situation Report #3 Gempa Bumi NTT.

Aksi dan Respon Human Initiative

Human Initiative terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk merespons kondisi masyarakat terdampak. Pada Senin, 17 Agustus 2026, Tim Tanggap Darurat Human Initiative menyalurkan bantuan tahap awal di sejumlah titik pengungsian di Maumere, Kabupaten Sikka, dan Nagekeo. Bantuan tersebut meliputi hygiene kit, pakaian layak pakai, tenda pengungsi, serta paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Human Initiative juga menyiapkan respons lanjutan melalui aktivasi posko kemanusiaan, mobilisasi relawan lokal, dan persiapan dapur umum. Tim juga merencanakan distribusi bedding kits, shelter kits, dan hygiene kits tahap kedua bagi keluarga yang belum menerima bantuan. Penyediaan makanan siap saji akan memprioritaskan kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, dan lansia.

Koordinasi dan komunikasi lapangan juga terus diperkuat untuk mendukung kaji cepat serta distribusi bantuan. Human Initiative membawa internet satelit untuk membantu komunikasi di titik yang sulit terjangkau. Tim juga akan memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, keamanan di lokasi pengungsian, serta pendataan penerima manfaat bersama BPBD Sikka.

Human Initiative akan terus mengikuti perkembangan kondisi di NTT dan menyesuaikan respons dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Mari ambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak gempa NTT bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org.

Baca lebih lanjut di Situation Report #3 Gempa Bumi NTT.

1

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561