Tia, Guru Tahfiz Quran Muda dari Magelang

Tia, Guru Tahfiz Quran Muda dari Magelang

5 Oktober 2021

Tanggal 5 Oktober ditetapkan oleh UNESCO sebagai Hari Guru Sedunia atau World Teacher’s Day untuk memperingati jasa guru di seluruh dunia. Oleh karena itu, hari ini tim redaksi Human Initiative secara khusus akan membahas guru tahfiz quran muda inspiratif bernama Tia yang berasal dari Jawa Tengah.

Nama lengkapnya Tia Cita Safira. Siswa kelas 2 SMA ini sehari-hari lebih akrab dengan sapaan Tia. Ia adalah seorang hafizoh meskipun baru berusia 16 tahun. Karena tanggung jawabnya sebagai seorang hafizoh, ia menjadi guru tahfiz quran di usianya yang masih terbilang muda.

Aktivitas di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al-Islam Magelang tempatnya mengajar, terbagi menjadi 2 waktu, yaitu pengajian sore dan pengajian malam. Kelompok pengajian sore mulai dari pukul 15:30 WIB sementara kelompok pengajian malam mulai dari Ba’da Magrib sampai dengan Isya. Adapun jadwal pengajian diadakan setiap hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Saat mengajar, Tia membagi siswanya menjadi beberapa kelompok. “Aku ngajarnya di bagian Surat At-Takwir dan ‘Abasa,” ujar Tia. Lebih lanjut ia berkata,”Biasanya di kelas ada 5 kelompok. 1 kelompok ada 6 anak. Nantinya, anak-anak akan dipasang-pasangkan untuk saling murojaah (mengulang kembali hafalan, atau mengoreksi ayat yang lupa/salah) dengan bimbingan 1 guru ngaji.”

Total di TPA terdapat 5 guru ngaji yang masih bersekolah dengan bimbingan Pak Mutafiin selaku guru ngaji senior sekaligus pemilik TPQ. “Ada 3 guru yang duduk di kelas 2 SMA, 1 guru sudah lulus SMA, 1 lagi baru lulus SMP. 1 lagi ada Pak Mutafiin.” Ungkap Tia.

Selain menjadi guru tahfiz, anak sulung dari 2 bersaudara ini juga sekolah daring di SMA Negeri 1 Grabag, Jawa Tengah. Biasanya, ia mulai bersekolah pukul 08:00. Beruntung, Tia mendapatkan bantuan paket data dari sekolah untuk kebutuhan sekolah daring. “Isi pulsa paket 2x sebulan. Sekali isi harganya Rp30.000,00. Jadi total ada Rp60.000,00 sebulan untuk pulsa internet.” Ungkapnya.

 

Awal Mula Tia Menjadi Guru Tahfiz

Tia yang memang bercita-cita menjadi guru, sejak kecil sudah mengaji di TPA tersebut dan sudah khatam. Karena itu, sejak tahun 2019, ia sudah membantu Pak Mutafiin untuk ikut menjadi guru tahfiz quran.

Tia berkata, ada tantangan tersendiri mengajar anak-anak untuk menghafal Al-Quran. Seperti ada yang sulit dalam menghafal, ada yang lebih suka bermain, namun ada juga yang mudah mengingat hafalan. Hal ini karena setiap anak didiknya memiliki kemampuan yang berbeda. Bagi Tia, melihat anak-anak didiknya sukses menghafal Quran adalah sebuah kebahagiaan tersendiri untuknya.

“Setiap Sabtu ada pembacaan tajwid. Biasanya anak-anak bawa buku tulis sendiri. Mereka di rumah rata-rata enggak punya Al-Quran, jadi pake yang ada di rak TPA saja,” kata Tia.

Sahabat Inisiator, yuk berikan support terbaik kita untuk Tia dan TPA Al-Islam dengan mengunjungi website Solusi Peduli. Kami tunggu kontribusi dari Sahabat Inisiator sekalian ya.

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561