Banjir bandang kembali melanda Kota Padang pada Kamis, 28 November 2025. Jalan Utama Pasar Baru menuju Unand menjadi titik terdampak baru setelah Sungai Gunung Nago meluap. Arus air memenuhi jalur utama dan menghentikan aktivitas warga. Banyak masyarakat dan mahasiswa tidak bisa meninggalkan area tersebut sehingga membutuhkan evakuasi ke tempat yang aman.
Human Initiative merespons kondisi ini tanpa menunda. Relawan setempat yang tergabung dalam Human Initiative Volunteer Energy (HIVE) bergerak bersama tim gabungan menuju area banjir. Mereka memetakan lokasi yang paling membutuhkan pertolongan kemudian mengevakuasi warga yang terjebak di rumah serta mahasiswa yang tertahan di jalan utama. Tim mengoperasikan kendaraan taktis dan perahu karet untuk menembus banjir sambil menjaga keselamatan seluruh proses.

Setelah evakuasi berjalan, Human Initiative mendampingi para penyintas melalui penyaluran 250 paket makanan siap saji. Tim memberikan bantuan kepada kelompok yang paling membutuhkan dukungan, termasuk keluarga dengan lansia, keluarga dengan anak kecil, dan mahasiswa di titik pengungsian. Mekanisme distribusi berlangsung terarah sehingga setiap penerima tetap aman dan tidak perlu kembali ke area rawan banjir untuk mendapatkan makanan.
Human Initiative terus memonitor perkembangan banjir di Padang dan menyesuaikan bentuk dukungan berdasarkan laporan kebutuhan di lapangan. Upaya ini mencerminkan komitmen untuk menjaga martabat manusia dalam kondisi darurat dan memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh bantuan tepat waktu.
Kolaborasi selalu memegang peran besar dalam respons kemanusiaan. Ketika banyak pihak bergerak bersama, pemulihan berjalan lebih ringan dan harapan penyintas tetap kuat. Human Initiative mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam dukungan bagi penyintas banjir bandang di Padang serta program kemanusiaan lainnya melalui solusipeduli.org.