Bangun Ketangguhan Anak Hadapi Bencana, Human Initiative Kolaborasi Lakukan Simulasi SPAB di SDN 3 Imogiri

Bangun Ketangguhan Anak Hadapi Bencana, Human Initiative Kolaborasi Lakukan Simulasi SPAB di SDN 3 Imogiri

16 Oktober 2023

Bantul, DI Yogyakarta – Human Initiative berkolaborasi dengan pemerintah setempat menjalankan simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SDN 3 Imogiri, Bantul (13/10). Simulasi SPAB ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) yang sudah terbentuk. 

Berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kabupaten Bantul, Human Initiative melakukan serangkaian pelatihan dan pengkapasitasan bagi perangkat sekolah di SDN 3 Imogiri sebelum melakukan simulasi SPAB. Kegiatan dimulai dari Penilaian Mandiri Awal, Kajian Risiko Bencana, Pembentukan Tim Siaga Bencana, Pembentukan Rencana Aksi Sekolah, Pembentukan SOP, dan berbagai pelatihan seperti Pertolongan Pertama pada Kegawat Daruratan (PPGD). Adapun peserta terdiri dari guru, tenaga pendidik, karyawan, siswa, persatuan orang tua dan Kalurahan Tangguh Bencana Karangtalun. 

Dari hasil Kajian Risiko, Kabupaten Bantul menjadi salah satu wilayah dengan potensi beberapa ancaman bencana. Beberapa di antaranya adalah gempa bumi, tsunami, abrasi, banjir, tanah longsor, hingga krisis air bersih. Berdasarkan hal ini, Suprihana selaku Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Penanganan Pascabencana BPBD Bantul berharap SPAB mampu menyasar hingga ke lapisan individu. 

“Sasarannya mitigasi non struktural. Sebetulnya tidak hanya lembaga, tapi juga individu terlibat. Dengan demikian diharapkan nanti setiap warga satuan pendidikan itu sudah siap dalam menghadapi semua potensi bencana alam yang mungkin terjadi, sesuai dengan hasil Kajian Risiko di Satuan Pendidikan,” ujarnya  evaluasi disela evaluasi setelah simulasi kebencanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SDN 3 Imogiri. 

 

Melindungi Anak-Anak Penerus Bangsa 

Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lingkungan sekolah ini tidak hanya terbatas pada proses edukasi saja. Dalam merumuskan SPAB ini, Pemerintah sangat menyadari betapa pentingnya melindungi anak-anak bangsa pada dampak bencana. Sehingga berbagai pihak yang terlibat akan terus memastikan bahwa anak-anak memahami dan mampu tanggap dalam kondisi kebencanaan. 

Isdarmoko, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kabupaten Bantul mengungkapkan bahwa SPAB ini merupakan bagian dari upaya melindungi dan membangun ketangguhan penerus bangsa. Baginya, SPAB yang telah terbentuk di sekolah terus berjalan dan berulang diterapkan dalam proses simulasi berkala. 

“… kami juga sangat senang karena ini bagian dari membangun ketangguhan di Satuan Pendidikan untuk melindungi investasi pendidikan kedepan. Kami berharap, SPAB yang sudah dibentuk ini terus berjalan, karena ini sesungguhnya sebagai upaya yang harus kita lakukan agar terus berjalan dan terus diulang,” ungkap Isdarmoko. 

Ia menambahkan, SPAB  di setiap sekolah juga menjadi bagian dari penilaian dalam Sekolah Ramah Anak sesuai dengan Peraturan Bupati Bantul. Dalam pernyataannya, ia sangat berterima kasih kepada Human Initiative dan BPBD Bantul atas pembentukan SPAB SDN 3 Imogiri. Hal ini menjadi kekhawatirannya karena sekolah ini berada tidak jauh dari sesar opak yang menjadi ancaman utama. 

Agus Triyono selaku Kepala Cabang Human Initiative DI Yogyakarta mengungkapkan bahwa selama proses pelatihan dan pengkapasitasan secara partisipatif dalam pembentukan SPAB ini akan menghasilkan dokumen yang menjadi acuan dalam pelaksanaan di masa depan. Berperan sebagai pihak memfasilitasi edukasi, Human Initiative DI Yogyakarta berharap dokumen itu tidak hanya menjadi kertas yang dimusiumkan, tetapi menjadi dasar untuk terus berlanjut. 

“Kami berharap SPAB ini terus berlanjut dan bisa dilaksanakan sekolah secara mandiri. Tujuannya tidak lain adalah untuk membangun ketangguhan dan mengurangi risiko di Satuan Pendidikan,” pungkasnya. 

1

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561