Darurat Pangan dan Medis di Gaza, Human Initiative Salurkan Kebaikan Komunitas One Day One Juz ke Palestina

27 Oktober 2023
Darurat Pangan dan Medis di Gaza, Human Initiative Salurkan Kebaikan Komunitas One Day One Juz ke Palestina

Gaza, Palestina –  Seluruh Kota Gaza, Palestina, mengalami darurat kebutuhan pangan dan medis. Kondisi ini terkait masalah teknis, politik, hingga keamanan dan kebijakan Pemerintah Israel yang menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan masuk ke Palestina. 

Sejak gerbang Rafah dibuka (21/10), sebanyak 84 truk bantuan kemanusiaan telah masuk ke Palestina, melansir dari Anadolu Ajansi. Sayangnya, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) jumlah ini sangat jauh dari jumlah rerata harian di Palestina. Mengutip dari Antara, PBB pada Kamis (26/10) mengatakan jumlah rerata sebelum meningkatnya eskalasi sebanyak 500 truk bantuan kemanusiaan setiap harinya. 

The United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UNOCHA) mengungkapkan, tiga jenis bantuan kemanusiaan telah masuk ke Palestina. Bantuan tersebut terdiri dari air, makanan, dan pasokan medis. Bantuan kemanusiaan yang masuk dari Mesir ini telah terdistribusi ke sejumlah fasilitas kesehatan dan penyintas di Gaza. 

Kepedulian Komunitas One Day One Juz (ODOJ) melalui Human Initiative 

Komunitas One Day One Juz (ODOJ), merupakan salah satu komunitas yang bergerak masif meningkatkan kecintaan terhadap Al-Quran ini telah menghimpun kebaikan dari anggota komunitasnya. Pada talkshow komunitasnya yang bertajuk ‘Ketum Menyapa: Kabar terbaru Saudara Kita di Palestina’ pada Kamis (26/10), ODOJ membahas kondisi Palestina sekaligus mengabarkan dana kemanusiaan yang telah tersalurkan di Gaza, Palestina. 

Pada laporannya dalam talkshow tersebut, Human Initiative bersama kebaikan komunitas ODOJ telah mendistribusikan bantuan kemanusiaan tahap pertama berupa 166 paket sembako dan perlengkapan medis pada Selasa (24/10). Bantuan ini menyasar penyintas yang mengungsi di Sekolah Majida Waseela dan Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, Palestina. 

Bantuan pangan berupa paket sembako bagi keluarga penyintas di Sekolah Majida Wasela yang berada di Kota Gaza bagian utara ini terdiri dari 11 jenis. Beberapa jenis dari paket sembako tersebut antara lain daging sapi (dua kaleng), keju oles (dua), minyak goreng (satu liter), kacang-kacangan (enam kaleng), makaroni (satu kilogram), pasta tomat (dua kaleng), selai (satu kaleng), halawa (satu kaleng), gula pasir (satu kilogram), teh (satu bungkus), dan zatar/oregano (250 gram). 

Adapun bantuan perlengkapan medis bagi penyintas yang terluka di Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza terdiri dari obat-obatan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) beserta perlengkapan dasar. Bantuan ini menjadi penting, mengingat ketersediaan obat-obatan bagi warga sipil yang terluka semakin menipis. 

Human Initiative melalui mitra kolaborasi kemanusiaan di Gaza, Palestina, terus berupaya untuk tetap berkoordinasi meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas dan tidak mudah. Mengingat sejak Jumat (27/10), saluran komunikasi di Gaza mati total, yang menyebabkan koordinasi antara kedua lembaga kemanusiaan kian terhambat. Meskipun begitu, Human Initiative bersama mitra kolaborasi kemanusiaan di Gaza mengupayakan amanah tetap tersalurkan dan mendukung penyintas tetap berdaya di tengah kondisi yang tidak ideal. 

 

Sumber Data:
1. https://www.aa.com.tr/id/dunia/10-truk-kemanusiaan-masuk-ke-gaza-di-tengah-serangan-dahsyat-israel/3035294
2. https://www.antaranews.com/berita/3795369/pbb-dalam-4-hari-hanya-62-truk-bantuan-bisa-masuk-ke-gaza 

Sumber Foto:
Palestinians gather to get their share of food offered by volunteers at a UN-run school in Rafah, in the southern Gaza Strip. (Reuters: Mahmoud al-Masri) 

2

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-812-8080-4561