Perjuangan Panji Mencari Rumput untuk Biayai Sekolah

Perjuangan Panji Mencari Rumput untuk Biayai Sekolah

11 Januari 2022

Di desa Gonalan, Kab. Magelang, Jawa Tengah ini ternyata banyak melahirkan anak-anak tangguh yang memiliki budi pekerti luhur. Salah satunya adalah Panji. Meskipun baru duduk di kelas 6 SD, tetapi kehidupannya sudah seperti roller coaster yang naik turun sampai membuat Ia menjadi seorang yang pemberani, kuat, dan tangguh.

Panji lahir dari keluarga dengan kondisi ‘sederhana’. Ibunya yang kesehariannya bekerja sebagai pengrajin tikar anyaman dari bambu. Untuk menyelesaikan satu tikar, Ibunya memerlukan waktu kurang lebih 3 hari. Namun, harga penjualannya hanya 20 ribu saja. Artinya dalam seminggu beliau hanya bisa meraih penghasilan Rp60.000.

Sedangkan disela-sela waktunya, Ibunya biasa mencari padi di sawah orang untuk kemudian dijemur dan dimasak. Tentu saja semua itu dilakukan karena Ibunya tak bisa membeli beras di warung. Jadi Panji hanya bisa memungut padi-padi yang berjatuhan di sawah milik orang lain agar kebutuhan beras di rumah terpenuhi. Tapi semua ini tak membuatnya merasa malu atau kecewa atas kehidupan yang ditakdirkan untuknya. Melainkan semua ini membentuk ia menjadi anak laki-laki yang sangat menyayangi Ibunya, sampai Ia tak pernah tega membiarkan sang Ibu tidur seorang diri setelah Ayahnya meninggal.

 

Perjuangan Panji dan Ibunya Sehari-Hari

Meskipun Panji dan sang Ibu harus tinggal di rumah yang kurang layak karena bersatu dengan kandang hewan seperti ayam, masih beralas tanah, dinding kayu mulai rapuh, genting banyak yang bocor, serta kondisi kamar yang penuh oleh pakaian karena ia dan Ibunya tak memiliki lemari. Namun, ia tetap nyaman asalkan bisa berdekatan dengan sang Ibu. Baginya, kondisi rumah walaupun tak sebagus milik orang lain, namun tetap terasa nyaman asalkan sang Ibu tetap bersamanya.

Panji memiliki seorang Kakak. Biasanya sang Kakak membantu sang Ibu dalam membiayai sekolahnya. Tetapi karena Kakaknya pun merupakan seorang buruh tani, Kakaknya hanya bisa membantu kebutuhan pulsa senilai 17ribu/minggu. Melihat Ibu dan Kakaknya terus berupaya agar kebutuhan ia tercukupi, Panji kemudian bergerak dan memilih menukar waktu mainnya bersama teman-teman untuk membantu tetangga mereka mengambil rumput guna pakan ternak.

Setiap dua atau tiga hari sekali Panji akan mengambil rumput untuk pakan ternak tetangganya dan mendapatkan upah Rp15.000. Sedikit demi sedikit uang itu ia kumpulkan, selama bertahun-tahun, sampai akhirnya Panji dapat membeli dua ekor kambing betina. Kini, Panji hanya ingin kambingnya dapat bertambah banyak dan merubah kehidupan ia dan keluarganya.

Sahabat Inisiator, bersama Human Initiative mari kita bantu Panji untuk bisa melanjutkan pendidikannya dengan cara kunjungi Solusi Peduli dan berikan dukungan terbaik kalian. Kami tunggu ya.

Sahabat Inisiator Butuh Bantuan?

Telp/Whatsapp

+62-811-9342-667